Pengertian Bully
Olweus (2005)
Black dan Jackson (2007)
Sejiwa (2008)
Kriteria Terjadinya Bully
1. Tindakan agresif
Tindakan bullying kerap mengandung unsur kekerasan fisik. Pada cowok, umumnya tindakan bullying lebih mengarah pada fisik seperti menendang, menonjok, atau mengerjai korban. Sedangkan cewek lebih ke arah membentak, melabrak di depan umum, menjambak, bahkan menampar. Bisa juga menyiramkan minuman atau makanan untuk mengotori pakaian korban.
2. Adanya intimidasi psikis
Seperti menatap sinis kepada korban, membanting pintu serta sengaja bisik-bisik di depan korban. Intinya, pelaku bakal melakukan hal-hal yang bikin korbannya enggak nyaman.
3. Sanksi sosial
Jika memungkinkan, pelaku bullying biasanya berusaha menyingkirkan atau mengucilkan korbannya dari pergaulan. Biasanya dengan menyebarkan isu negatif atau menghasut orang agar tidak menyukai si korban.
4. Pengulangan
Ini merupakan aspek terpenting. Sebuah tindak kekerasan baru tergolong dalam kategori bullying kalau dilakukan secara berulang.
Korban, Pelaku, dan Bystander Bully
Korban adalah target dari si pembully agar orang tersebut merasa terganggu
Pelaku adalah orang yang melakukan bully tersebut
Bystander adalah orang yang menonton/melihat kejadian bully tersebut.
Contoh Kejadian Bully
Di sekolah seperti seorang anak menendang temannya karena dia tidak senang terhadap suatu anak tersebut sehingga temannya ini merasa sedih dan malas untuk sekolah.
jika di kehidupan masyarakat seperti seorang warga yang kaya menghina warga yang miskin dan lemah itu disebut bully di kehidupan sehari hari.
Dampak Bully Bagi Korban dan Pelaku
Dampak bagi korban ialah korban dapat merasakan seperti sakit hati dan dihina ataupun sampai ada rasa ingin bunuh diri.
Dampak bagi pelaku ialah pelaku akan terus dihantui oleh kejadian dia yang membully orang tersebut sampai meninggal dan itu akan dirasakan seumur hidup.

Cara Mencegah Bully Di Sekolah
Cara mencegahnya ialah selalu mengajak si pembully untuk tidak mengulanginya lagi karena jika pembully tersebut melakukan bully pasti ada yang salah dengan kehidupannya sehingga dia melampiaskannya dengan bully.
Penanganan Bully Di Sekolah
penanganan yang tepat untuk terjadinya Bully di sekolah ialah dengan melakukan instropeksi diri yang bisa dilakukan dimana saja dan bisa dilakukan dengan cara kasar yaitu dengan memberi sanksi yang berat kepada si pelaku.
Contoh Bully Yang Pernah Terjadi
Kasus bullying di Thamrin City
Pada 14 Juli lalu, beredar sebuah video bullying yang melibatkan sejumlah anak SMP yang diduga berlokasi di Thamrin City. Dalam video tersebut terlihat jelas aksi kekerasan yang brutal dilakukan oleh sekelompok remaja tediri dari perempuan dan laki-laki.
Mereka tampak menganiaya seorang remaja perempuan hingga mengalami luka parah. Setelah ditelusuri, pelaku disinyalir terdiri dari sembilan orang dari sekolah berbeda yakni, dua SMP dan empat SD yang ada di sekitar Tanah Abang. Semuanya merupakan teman sepermainan dan telah membentuk sebuah geng bernama Brother of Santay (BOS).
0 Komentar